aku kupu-kupu kecil yang senang terbang kesana kemari hinggap dari satu putik ke putik yang lain, menari penuh irama menikmati warna warni dunia.
dia belalang langka dengan sejuta pesona, menebarkan rasa pada setiap wajah yang memujanya, sekaligus meninggalkan luka bagi ia yang memimpikannya.
mereka penghuni surga yang selalu bermimpi, bergembira, namun akhirnya jatuh juga.
begitu indah hari saat semuanya datang,
aku, dia, dan mereka
namun begitu kelam saat dia meninggalkan,
aku, mereka.....
ah, aku memang lunglai, namun dia begitu lihai. dan mereka tetap saja berhayal.
ah bodoh, ceroboh
dia senang memberikan harapan, dia senang meninggalkan kenangan.
aku suka impian, aku sering mengenang.
mereka senang akan harapan, dan mereka selalu mengenang.
ah masih saja bodoh
aku masih terdiam di sudut lapangan
dia tetap tertawa riang di setiap langkahnya
mereka masih tersudut dalam impian
dia kembali bernyanyi bersama rumput yang bergoyang
ia selalu menerimanya kembali
dan ia pun selalu kembali
entah apa mereka
aku masih mengenang
dia masih terbayang
mereka masih berhayal
terang mungkin kan datang
tapi tetap tak akan menghapus kenangan
sejuta kesan telah tertoreh, membekas, dan terus tertinggal di dalam.
adakah suatu kejaiban yang akan membuatnya sadar dan menghapus lukanya
semoga karma akan selalu ada
aku...
dia..
dan mereka....
dia belalang langka dengan sejuta pesona, menebarkan rasa pada setiap wajah yang memujanya, sekaligus meninggalkan luka bagi ia yang memimpikannya.
mereka penghuni surga yang selalu bermimpi, bergembira, namun akhirnya jatuh juga.
begitu indah hari saat semuanya datang,
aku, dia, dan mereka
namun begitu kelam saat dia meninggalkan,
aku, mereka.....
ah, aku memang lunglai, namun dia begitu lihai. dan mereka tetap saja berhayal.
ah bodoh, ceroboh
dia senang memberikan harapan, dia senang meninggalkan kenangan.
aku suka impian, aku sering mengenang.
mereka senang akan harapan, dan mereka selalu mengenang.
ah masih saja bodoh
aku masih terdiam di sudut lapangan
dia tetap tertawa riang di setiap langkahnya
mereka masih tersudut dalam impian
dia kembali bernyanyi bersama rumput yang bergoyang
ia selalu menerimanya kembali
dan ia pun selalu kembali
entah apa mereka
aku masih mengenang
dia masih terbayang
mereka masih berhayal
terang mungkin kan datang
tapi tetap tak akan menghapus kenangan
sejuta kesan telah tertoreh, membekas, dan terus tertinggal di dalam.
adakah suatu kejaiban yang akan membuatnya sadar dan menghapus lukanya
semoga karma akan selalu ada
aku...
dia..
dan mereka....


0 comments:
Post a Comment