beberapa hari lalu ada kejadian lucu yang terjadi pada saya..ketika saya menyusuri sebuah jalan (sebut saja jalan kehidupan namanya), saya menemukan secarik kertas. kertas itu sudah tampak usang dan terlipat-lipat. entah setan apa yang menarik saya untuk memungut kertas tersebut. karena penasaran saya mencoba membuka lipatan demi lipatan yang menghiasi kertas itu. "siapa tau ada harta harunnya", pikir saya dalam hati. eh bukannya harta karun yang saya temui malah tulisan berwarna abu-abu yang agak kurang jelas dibaca menghiasi satu halaman kertas itu (lagian hari gini mana ada harta karun dalam kertas pinggir jalan, hahaaa). sambil jalan saya mencoba membaca tulisan abu-abu itu, (ya penasaran aja, siapa tahu itu peta harta karun, hahaaa tetep ngarep). setelah saya telisik lagi, tulisan dalam kertas itu bukanlah tulisan biasa (caelah). berbentuk seperti sebuah dialog atau skenario sebuah cerita (yah bukan peta harta karun ternyata). tapi saya tetap tertarik dan harapan tentang harta karun saya kembali muncul, "wah bisa gw jual ke punjabi bersaudara niyh buat sinetron2 gak mutunya mereka, hehehe. eits, tapi judulnya apa ya? ah baca dulu aja deh baru bikin judul". akhirnya saya membaca tulisan abu-abu itu: (oh iya kesan pertama setelah baca beberapa kalimat awal dari tulisan itu adalah: anjrit, telenovela banget, hahaha!)
*barbara menangis.
barbara : hiks hiks....hiks...
rudolfo : kenapa kamu menangis?
barbara : entahlah..hiks...
rudolfo : kamu sayang sama saya?
barbara : sayang? sayang yang kamu maksud itu sayang kayak gimana?
rudolfo : ya sayang...
barbara : sebagai teman?
rudolfo : iya sebagai teman
barbara : iya saya sayang kamu
rudolfo : saya juga sayang kamu
(di tempat lain)
*maria menangis
adorno : maria.. kenapa kamu menangis?
maria : adorno,,, nghu nghu hiks hiks sroooot
saya menyayanginya adorno, saya sayang dia hiks hiks,,sroooott
adorno : lalu kenapa kamu menangis?
maria : tapi...tapii..keluargaku tak menyutujui hubungan kami adorno..
adorno : kalau kamu memang sayang dia, pertahankanlah dia.
maria : tapi...tapi...hikss hiksss
adorno : yasudah pikirkan saja baik-baik, hanya kamu yang tahu mana yang terbaik untuk dirimumu
maria : baiklah, terimakasih ya adorno atas nasihat kamu.
"lah apaan sih nih?? cerita macam apa ini? nama tokohnya seperti di telenovela tapi ceritanya bak sinetron indonesia gagal. aneh, sangat absurd, sinetron indonesia pun kalah absurdnya, padahal sinetron indonesia udah yang paling aneh ceritanya sejagad raya (menurut saya), tapi ternyata ada yang lebih aneh lagi." komentar yang keluar dari mulut saya setelah membaca tulisan yang awalnya saya pikir bisa jadi harta karun itu. "siapa barbara, siapa rudolfo lalu apa hubungannya dengan adorno dan maria??? sungguh sangat absurd" pertanyaan yang ada di otak saya setelah dua kali membaca cerita singkat nan aneh itu. tapi kemudian saya temukan tulisan kecil di sudut kiri bawah kertas: *maria adalah kekasih rudolfo*. "oh jadi itu yang menyambungkan dua dialog diatas, ah sangat aneh". sungguh tak dimengerti jalan ceritanya, saya hampir saja akan melempar kertas temuan itu, membuangnya jauh-jauh, tapi kemudian saya menemukan tulisan lagi di balik kertas itu.
versi 2
*barbara menangis.
barbara : hiks hiks....hiks...
rudolfo : kenapa kamu menangis?
barbara : rudolfo..kalau saya sayang kamu gimana? tapi sebagai teman
rudolfo : ya gak pa-pa
barbara : iya, saya sayang kamu. kamu sayang gak sama saya?
rudolfo : saya juga sayang kamu kok, sebagai teman.
(di tempat lain)
*maria menangis
adorno : maria.. kenapa kamu menangis?
maria : adorno,,, nghu nghu hiks hiks sroooot
saya menyayanginya adorno, saya sayang dia hiks hiks,,sroooott
adorno : lalu kenapa kamu menangis?
maria : tapi...tapii..keluargaku tak menyutujui hubungan kami adorno..
adorno : kalau kamu memang sayang dia, pertahankanlah dia.
maria : tapi...tapi...hikss hiksss
adorno : yasudah pikirkan saja baik-baik, hanya kamu yang tahu mana yang terbaik untuk dirimumu
maria : baiklah, terimakasih ya adorno atas nasihat kamu.
"lah sama aja, sama-sama gak jelas. makin absurd malah", lagi-lagi komentar heran yang keluar dari mulut saya. dua dialog yang tidak jelas alurnya, tak jelas pula maknanya. satu yang saya tahu dari tulisan itu adalah "sayang" (perhatikan! banyak banget kata "sayang" diatas), haha. dan satu yang meyamakan dari dua dialog yang berbeda itu adalah "menangis" digambarkan bahwa si perempuan sedang menangis (sudah tentu nama barbara dan maria adalah nama perempuan). namun demikian versi 2 ini tak mengurangi pertanyaan yang bergelimang di otak saya, tapi justru semakin banyak pertanyaan-pertanyaan, "ada apa sebenarnya dengan barbara dan maria? kenapa mereka menangis? apa pula hubungannya dengan rudolfo? lalu siapa adorno?" (eh adorno kaya nama filsuf jerman dah, hihii). dan satu lagi yang membuat saya terus bertanya,, apa maksudnya dialog itu ada "versi 2"-nya? memang sedikit berbeda kata-katanya tapi secara garis besar semuanya sama, dialog maria-adorno pun persis sama, hanya dialog barbara-rudolfo yang terlihat berbeda. (oh mungkin ini dua versi yang akan diputar di tempat yang berbeda, satu di bioskop, satu di layar tancep, hahaa). ah...hanya membuat saya pusing aja, kata-kata yang tertulis disana sangat takjelas, dan buram.
mungkin karna tulisan itu berwarna abu-abu, jadi sulit dipahami, kalau saja dia berwarna hitam mungkin saya akan lebih mengerti.
*barbara menangis.
barbara : hiks hiks....hiks...
rudolfo : kenapa kamu menangis?
barbara : entahlah..hiks...
rudolfo : kamu sayang sama saya?
barbara : sayang? sayang yang kamu maksud itu sayang kayak gimana?
rudolfo : ya sayang...
barbara : sebagai teman?
rudolfo : iya sebagai teman
barbara : iya saya sayang kamu
rudolfo : saya juga sayang kamu
(di tempat lain)
*maria menangis
adorno : maria.. kenapa kamu menangis?
maria : adorno,,, nghu nghu hiks hiks sroooot
saya menyayanginya adorno, saya sayang dia hiks hiks,,sroooott
adorno : lalu kenapa kamu menangis?
maria : tapi...tapii..keluargaku tak menyutujui hubungan kami adorno..
adorno : kalau kamu memang sayang dia, pertahankanlah dia.
maria : tapi...tapi...hikss hiksss
adorno : yasudah pikirkan saja baik-baik, hanya kamu yang tahu mana yang terbaik untuk dirimumu
maria : baiklah, terimakasih ya adorno atas nasihat kamu.
"lah apaan sih nih?? cerita macam apa ini? nama tokohnya seperti di telenovela tapi ceritanya bak sinetron indonesia gagal. aneh, sangat absurd, sinetron indonesia pun kalah absurdnya, padahal sinetron indonesia udah yang paling aneh ceritanya sejagad raya (menurut saya), tapi ternyata ada yang lebih aneh lagi." komentar yang keluar dari mulut saya setelah membaca tulisan yang awalnya saya pikir bisa jadi harta karun itu. "siapa barbara, siapa rudolfo lalu apa hubungannya dengan adorno dan maria??? sungguh sangat absurd" pertanyaan yang ada di otak saya setelah dua kali membaca cerita singkat nan aneh itu. tapi kemudian saya temukan tulisan kecil di sudut kiri bawah kertas: *maria adalah kekasih rudolfo*. "oh jadi itu yang menyambungkan dua dialog diatas, ah sangat aneh". sungguh tak dimengerti jalan ceritanya, saya hampir saja akan melempar kertas temuan itu, membuangnya jauh-jauh, tapi kemudian saya menemukan tulisan lagi di balik kertas itu.
versi 2
*barbara menangis.
barbara : hiks hiks....hiks...
rudolfo : kenapa kamu menangis?
barbara : rudolfo..kalau saya sayang kamu gimana? tapi sebagai teman
rudolfo : ya gak pa-pa
barbara : iya, saya sayang kamu. kamu sayang gak sama saya?
rudolfo : saya juga sayang kamu kok, sebagai teman.
(di tempat lain)
*maria menangis
adorno : maria.. kenapa kamu menangis?
maria : adorno,,, nghu nghu hiks hiks sroooot
saya menyayanginya adorno, saya sayang dia hiks hiks,,sroooott
adorno : lalu kenapa kamu menangis?
maria : tapi...tapii..keluargaku tak menyutujui hubungan kami adorno..
adorno : kalau kamu memang sayang dia, pertahankanlah dia.
maria : tapi...tapi...hikss hiksss
adorno : yasudah pikirkan saja baik-baik, hanya kamu yang tahu mana yang terbaik untuk dirimumu
maria : baiklah, terimakasih ya adorno atas nasihat kamu.
"lah sama aja, sama-sama gak jelas. makin absurd malah", lagi-lagi komentar heran yang keluar dari mulut saya. dua dialog yang tidak jelas alurnya, tak jelas pula maknanya. satu yang saya tahu dari tulisan itu adalah "sayang" (perhatikan! banyak banget kata "sayang" diatas), haha. dan satu yang meyamakan dari dua dialog yang berbeda itu adalah "menangis" digambarkan bahwa si perempuan sedang menangis (sudah tentu nama barbara dan maria adalah nama perempuan). namun demikian versi 2 ini tak mengurangi pertanyaan yang bergelimang di otak saya, tapi justru semakin banyak pertanyaan-pertanyaan, "ada apa sebenarnya dengan barbara dan maria? kenapa mereka menangis? apa pula hubungannya dengan rudolfo? lalu siapa adorno?" (eh adorno kaya nama filsuf jerman dah, hihii). dan satu lagi yang membuat saya terus bertanya,, apa maksudnya dialog itu ada "versi 2"-nya? memang sedikit berbeda kata-katanya tapi secara garis besar semuanya sama, dialog maria-adorno pun persis sama, hanya dialog barbara-rudolfo yang terlihat berbeda. (oh mungkin ini dua versi yang akan diputar di tempat yang berbeda, satu di bioskop, satu di layar tancep, hahaa). ah...hanya membuat saya pusing aja, kata-kata yang tertulis disana sangat takjelas, dan buram.
mungkin karna tulisan itu berwarna abu-abu, jadi sulit dipahami, kalau saja dia berwarna hitam mungkin saya akan lebih mengerti.


0 comments:
Post a Comment